Oktober 19, 2021

ALMUBARAK

MEDIA BERBAGI FAEDAH

Banggalah dengan Islam, tegakkan Alwala wal bara

3 min read

Tegakkan Alwala wal Bara

Diantara prinsip yang agung dalam akidah Islam adalah alwala walbara’, alwala wal bara’ adalah prinsip yang terkandung dalam dua kalimat syahadat. Hingga prinsip ini sangat erat dengan masalah akidah.
Syaikh Muhamad bin Abdul Wahab berkata ketika mendefinisikan Islam:
Islam adalah berserah diri kepada Allah dengan mentauhidkannya, tunduk kepadaNya dengan mentaatiNya dan berbara’ah (berlepas) dari kesyirikan dan orang-orang berbuat kesyirikan

Syaikh Shalih AlFauzan berkata:
Diantara ushul aqidah islamiyah; wajib atas muslim yang berakidah Islam untuk berwala kepada kaum muslimin dan memusuhi musuh-musuh Islam, cinta dan berwala kepada orang-orang yang bertauhid dan ikhlas, membenci dan membenci para pelaku kesyirikan.(Alwala walbara)

Apakah yang dimaksud dengan alwala wal bara’ karena Allah?
Syaikh Abdul Aziz Bin Baz berkata:
Alwala wal bara’ maknanya cinta dan loyal kepada mukminin serta membenci dan memusuhi orang kafir, berlepas diri dari mereka dan dari agama mereka, inilah alwala walbara’ sebagaimana Allah sebutkan dalam surat almumtahanah:
َدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَه
“Sungguh telah ada suri tauladan yang baik bagi kalian pada diri Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya, ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Kami berlepas diri dari kalian dan dari sesembahan kalian yang selain Allah, kami ingkar kepada kalian dan telah Nampak antara kami dan kalian permusuhan dan kebencian selamanya, sampai kalian beriman kepada Allah saja” (QS Almumtahanah:4)
Bukanlah makna membenci dan memusuhi dengan cara mendhalimi dan berbuat semena-mena kepada mereka yang bukan kafir harbi, namun maknanya adalah membenci dan memusuhi mereka dengan kalbumu, tidak menjadikannya sebagai temanmu…
(Majmu fatawa bin Baz jilid 5)

Plurarisme mengikisi prinsip Alwala wal bara
Disaat ini prinsip yang agung ini terus di “gerogoti” kaum libelaris.
kalau dulu mereka hanya sekedar berpropaganda, namun sekarang mereka melakukan aksi.
lihatlah:
di yogyakarta sampai ada “kyai” berceramah dihari natal di gereja
Di Aceh seorang dosen membawa mahasiswa-mahasiswanya perguruan Islam ke gereja untuk mendengarkan pidato pendeta, innalillahi wainnailaihi raji’un.
Dibanyak tempat banyak anggota ormas Islam yang berjaga di gereja-gereja ketika mereka merayakan natalan
Di bekasi orang-orang nashoro merayakan natal dengan berpakaian koko dan kebaya, menipu kaum muslimin.

Sadarlah saudaraku kaum muslimin:
Demikian gencarnya ahlul batil dari kalangan kuffar dan ahlul ahwa, maka wajib atas kaum muslimin untuk kembali kepada ajaran islam yang haq, mengingat kembali:
1. Bahwa agama yang benar hanyalah Islam
Allah berfirman:
Sesungguhnya Agama yang benar hanya agama Islam

Barang siapa yang memilih selain islam maka tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang merugi
2. semua orang yang tidak masuk islam adalah kafir, pasti masuk neraka
Rasulullah berkata:
Tidaklah ada orang Yahudi dan nashrani yang mendengar dakwahku kemudian tidak beriman kepadaku, maka dia pasti menjadi penduduk neraka
3. wajibnya bara’ dari orang-orang kafir
قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ
“Sungguh telah ada suri tauladan yang baik bagi kalian pada diri Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya, ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Kami berlepas diri dari kalian dan dari sesembahan kalian yang selain Allah, kami ingkar kepada kalian dan telah Nampak antara kami dan kalian permusuhan dan kebencian selamanya, sampai kalian beriman kepada Allah saja” (QS Almumtahanah: 4) ini bersama orang-orang musyrikin sebagaimana Allah berfirman:

4 waspada dari makar-makar orang-orang kafir
Orang-orang kafir tak akan pernah ridha kepada kaum muslimin, segala upaya akan mereka lakukan untuk menyesatkan kaum muslimin
Allah berfirman:
وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ
Orang-orang yahudi dan nashrani tak akan ridha kepada kalian sampai kalian mengikuti agama mereka (QS Albaqarah:120)
Allah berfirman:
وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ
Orang-orang kafir dari kalangan ahlulkitab sangat ingin mengembalikan kalian kepada kekafiran setelah beriman karena hasad yang ada pada mereka (QS Albaqarah:109)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.